Jumlah Paten Universitas Jember Masih Sangat Rendah

Jumlah hasil penelitian dan inovasi dosen dan mahasiswa di Universitas Jember yang dipatenkan masih sangat rendah. Demikian disampaikan oleh Nuzulia Kumala Sari, SH., MH pada acara Workshop Paten Preparation yang diselenggarakan pada tanggal 6-7 November 2017 di Lantai 3 gedung Rektorat Universitas Jember.

Jumlah paten Universitas Jember masih jauh tertinggal dibandingkan dengan Universitas lain di sekitar Universitas Jember, misalnya Universitas Brawijaya dan Universitas Airlangga. Untuk itu Nuzulia Kumala Sari, SH.,MH selaku ketua panitia Workshop Paten berharap agar dilakukan pendampingan dan bimbingan terhadap dosen dan mahasiswa yang akan mematenkan hasil penelitiannya.

Acara workshop Paten Preparation yang didanai oleh IDB-Project Universitas Jember ini, dihadiri oleh tiga orang nara sumber. Yaitu Dra. Sri Sulistiyani, MSi (Pemeriksa Paten DJKI-KEMENKUHMHAM Republik Indonesia), Prof. Dr. Ir. Bambang Sujanarko, MM (Tim Ahli HKI-Guru Besar Universitas Jember), Nuzulia Kumala Sari, SH.,MH (Dosen Fakultas Hukum Universitas Jember). Acara ini juga dihadiri oleh sedikitnya 100 orang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Mereka adalah dosen dan mahasiswa yang memiliki naskah hasil penelitian yang akan dipatenkan.

Dalam kesempatan itu salah seorang narasumber, Nuzulia Kumalasari, SH.,MH mengatakan bahwa pentingnya perlindungan intelektual ide, inovasi dan kreatifitas terutama di lingkungan Universitas Jember.

Dia berharap acara Workshop ini akan menghasilkan sedikitnya 20 paten. Untuk itu panitia telah membuat tim asistensi, yang nantinya akan mendampingi dosen dan mahasiswa mulai proses draft paten sampai pengurusan patennya selesai.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*